CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label Inspiration Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiration Story. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Oktober 2020

MY TOEIC EXPERIENCE


English Proficiency Test memiliki beberapa jenis ya teman-teman. Mungkin yang sering kita kenal adalah TOEFL (Test of English as Foreign Language) dan IELTS (International English Testing System). Nah di positingan kali ini yuk kenalan sama jenis yang mungkin masih asing di telinga kalian, TOEIC namanya. Penasaran kan tes TOEIC seperti apa? seberapa keren dan akurat dibanding dua model tes yang disebutkan sebelumnya di atas? Mari simak baik-baik ya paparan Early ini, semoga bermanfaat 😊

Apa itu TOEIC?

TOEIC memiliki kepanjangan Tes of English for International Communication. Sesuai kepanjangannya saja tes ini bertujuan sebagai tolak ukur kemampuan berbahasa inggris untuk berkomunikasi secara internasional. Hal ini dapat diartikan bahwa TOEIC merupakan English Proficiency Test yang lebih aplikatif untuk penggunaan bahasa inggris dalam percakapan atau komunikasi professional secara internasional. Maka tidak salah jika ada sumber yang menyebutkan bahwa TOEIC lebih khusus untuk orientasi pekerjaan. Beberapa pekerjaan di luar negeri mensyaratkan skor TOEIC sebagai tolak ukur kemampuan berbahasa inggris. Meski demikian untuk keperluan studi lanjut atau scholarship beberapa universitas juga ada yang mensyaratkan TOEIC ini meski memang tidak dipungkiri bahwa penggunaan skor TOEIC untuk seleksi scholarship di universitas luar negeri belum sebanyak TOEFL dan IELTS. Namun, tidak salah juga untuk mempelajari dan mempersiapkan skor TOEIC yang bagus, karena untuk skala Asia dan Asia Tenggara skor TOEIC ini masih diperhitungkan dalam pendaftaran ke universitas. Bukan tidak mungkin TOEIC akan dipakai dalam skala yang lebih luas lagi.

Nah karena skor TOEIC masih diperhitungkan, jadi tidak boleh dibilang remeh ya, karena tes resminya saja sudah dilaksanakan oleh International Test Center-Indonesia, yang merupakan lembaga resmi yang ditunjukkan untuk menyelenggarakan berbagai English Proficiency Test yang diakui secara Internasional (tersertifikasi ETS, diterbitkan sertifikat resmi dari ETS yang berlaku selama 2 tahun). Kalau penasaran lebih lanjut bisa langsung buka web ITC ya di www.itc-indonesia.com. Di dalam web tersebut terdapat beberapa jenis tes TOEIC yang diselenggarakan diantaranya TOEIC Listening and Reading, TOEIC Brigde, dan, TOEIC Speaking and Writing. Jenis tes yang paling banyak digunakan atau secara umum diterima adalah TOEIC Listening and Reading. (LR) Hasilnya dapat dilengkapi dengan mencoba tipe speaking dan writing nya. Meski demikian TOEIC LR sudah dirasa cukup dan diterima oleh berbagai lembaga. Sementara untuk jenis TOEIC Bridge merupakan jenis tes yang lebih diperuntukkan untuk siswa sekolah kejuruan atau SMK atau vokasi. Pada artikel kali ini kita akan lebih membahas tentang TOEIC LR dan kiat-kiat untuk progresif mendapat skor terbaik pada tesnya.

Skor baik pada setiap English Profieciency Test tentu menjadi pressure point tersendiri tiap-tiap orang karena masing-masing tentu memiliki targetnya. Hal ini memang lumrah karena kita perlu mengukur kemampuan diri, opportunity, dan requirements yang tersedia terutama ketika apply scholarship untuk studi di Luar Negeri. Kalau untuk TOEFL PBT dan IELTS rata-rata skor aman yang perlu dikantongi adalah 550 dan 6.0 (ini random untuk persyaratan umum beasiswa di LN, meski setiap negara dan penyelenggara beasiswa memilki rincian tersendiri). Nah, karena TOEIC LR ini hanya terdapat dua materi besar untuk tesnya dibandingkan TOEFL iBT yang bisanya terdiri dari listening, reading, structure, writing, dan speaking dan IELTS yang terdiri dari listening, reading, writing, dan speaking dengan waktu pengerjaan mencapai 3 jam, TOEIC cukup sederhana karena dua materi listening dan reading tersebut dikerjakan dalam waktu 2 jam saja. Ups, terlihat simple memang tapi tetap tidak boleh dianggap remeh sobat, karena skor TOEIC yang dapat dikatakan baik atau aman untuk menjadi dasar apply scholarship ada pada rentang 700-800. Sementara rentang skor TOEIC adalah 10-990.

 

 

Bagian dalam Tes TOEIC

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa materi TOEIC hanya ada 2 yang utama yakni listening and reading. Listeningnya sendiri tidak ada pengulangan dan terdiri dari 100 soal. Sesi listening dibagi menjadi empat bagian/part. Part 1 terdiri dari 6 soal berupa penjelasan deskripsi sesuai gambar. Nanti akan disediakan 6 gambar masing-masing gambar terdapat empat opsi deksripsi yang sesuai, peserta tes diminta mendengarkan empat opsi tersebut dan memilih yang paling sesuai dengan gambar. Part 2 berupa Question-Response sebanyak 25 soal. Pada bagian ini akan ada percakapan singkat antara dua orang, peserta diminta memilih lanjutan percakapan mana yang mungkin atau sesuai untuk percakapan sebelumnya. Part 3 terdiri dari 39 pertanyaan dan 13 percakapan yang cukup Panjang dari part 2, tiap percapakan akaan ada 3 pertanyaan. Biasanya percakapan melibatkan 2-3 orang dengan topik masalah pekerjaan dan bisnis. Part 4 terdiri dari 30 pertanyaan dengan 10 dialog atau monolog yang diantaranya dilengkapi dengan fitur chart, tabel, map, dan beberapa gambar pendukung.

Selanjutnya adalah bagian reading yang terdiri dari 3 bagian. Part 5 (lanjutan) berupa incomplete yang terdiri dari 30 pertanyaan. Inti dari bagian ini adalah memiliki kosa kata tepat untuk melengkapi kalimat. Part 6 berupa text completion dari bacaan panjang (ada kata yang hilang) dan perlu dipilih kata yang sesuai baik dari kosa kata tepat maupun grammar sesuai jenis tense nya. Masih di part 6 yaitu menjawab pertanyaan dari bacaan (di sini dikategorikan bacaan sedang atau hanya ada 1 paparan saja). Pada part ini terdapat 10 single passage dengan tiap passage terdiri dari 2-5 pertanyaan. Part akhir yakni double passage (terdapat 2-3 bacaan cukup panjang untuk 1 topik) dengan pertanyaan mengenai topik tersebut berjumlah 2-5 pertanyaan. Nah itu tadi adalah penjabaran tiap part dalam TOEIC yang merujuk pada update version terbaru pada tahun 2017, yang di Indonesia sendiri mulai dilaksanakan di tahun 2019.

Tips and Trick TOEIC test

Total pertanyaan TOEIC yang berjumlah 200 pertanyaan dengan hanya membutuhkan waktu 120 menit tentu memiliki tantangan tersendiri. Beberapa ada yang menganggap cukup ringan karena materi tes hanya dua bagian besar yakni Listening dan Reading. Eits tetapi dalam pengerjaannya tidak boleh dipandang asal-asalan, karena ada yang merasa menyesal atau kurang puas ketika menghadapi tes ini yang notabene sebagian lain menganggap TOEIC lebih mudah dibandingkan TOEFL dan IELTS. Beberapa ulasan berikut akan disampaikan mengenai strategi dalam menghadapi TOEIC agar dalam pengerjaan benar-benar merasa puas akan hasilnya.

Sebenarnya materi TOEIC sudah banyak ditayangkan di berbagai media terutama bagian Listening yang mudah sekali dipelajari dan dipraktikkan langsung via Youtube. Berdasarkan pengalaman latihan mandiri melalui media Youtube tersebut cukup efektif, terpenting adalah niat dan konsentrasi ekstra. Selain itu, ruangan yang kondusif juga perlu dipersiapkan. Nah, agar simulasi mandiri yang dilakukan lebih baik bisa juga disertai dengan menjawab langsung di LJK kosong. Kenapa sampai demikian? Pada tes sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk pemindahan jawaban ke LJK jadi proses pembulatan LJK dengan sempurna sambil berpikir dan menjawab pertanyaan perlu menjadi perhatian tersendiri. Oleh karenanya tidak salah langsung dibiasakan saat simulasi mandiri dilakukan.

Well, untuk Listening test part 1 tips nya adalah pahami benar-benar gambar yang tertera. Kalau pada saat simulasi mandiri via Youtube mungkin agak susah karena tampilan gambar akan sesuai dengan durasi waktu. Namun pastikan kamu benar-benar paham gambar yang ada hingga sedetail mungkin seperti misalnya ada berapa gelas? Ada berapa orang? Sedang memegang benda apa? Sedang memakai apa misalnya sepatu atau sandal, jam tangan atau kacamata? Dan maksud atau tujuan pekerjaan yang ada di dalam gambar. Kalau saat tes berlangsung pemahaman tentang gambar juga bisa sambil dilakukan ketika proses cek soal (untuk memastikan gambar dan cetakan soal jelas). Saat proses pengerjaan berlangsung sambil mendengar dan mencocokkan gamabr sedapat mungkin segera ambil keputusan menjawab jika dirasa sudah mendengar opsi yang sesuai gambar untuk segera menghitamkan. Apabila kita menunda sampai speaker menyebutkan opsi terakhir dan mempersilakan jawab akan terlalu memakan waktu lama dan terkadang sudah tidak ingat betul perkataan pada opsi awal. Jadi, di sinilah seninya tes TOEIC bagian Listening untuk cepat dan tanggap menjawab. Sembari menunggu semua opsi diucapkan dan dipersilakan menjawab, jika opsi sudah kita pilih dan hitamkan dengan sempurna kita bisa berlanjut memperhatikan seksama gambar kedua sambil tetap berkonsentrasi dengan opsi untuk pertanyaan selanjutnya.

Part 2 Listening section sebernarnya cukup mudah asal kita mengerti kata kunci dari setiap pertanyaan atau percakapan yang kita dengarkan. Misalnya ucapan atau pertanyaan terakhir adalah tentang where jadi kita tinggal fokus jawabannya adalah berupa kata tempat atau keterangan tempat. Hal yang menantang pada part 2 adalah ketika ucapan atau ungkapan terakhir berupa ekspresi atau pernyataan maka kita harus paham betul apa yang diperbincangkan dan sedapat mungkin memilih opsi yang berhubungan dengan pembicaraan sebelumnya. Part 3 bisa diakali dengan membaca cepat seluruh pertanyaan dan opsi sebelum speaker mulai berbicara tentang bacaannya. Setidaknya dengan membaca cepat maka dapat diketahui apa yang akan diperdengarkan dan poin-poin apa yang eprlu diperhatikan. Langkah selanjutnya dalam mendengarkan bacaan tersebut segera pilih jawaban yang tepat sesuai informasi yang kita dengarkan. Misalnya kita sudah mendengar bahwa jadwal keberangakatan pukul 08.00 maka pada pertanyaan tentang hal tersebut sudah dapat langsung kita jawab dan kita hitamkan di LJK tanpa menunggu seluruh bacaan kita dengarkan dan dipersilakan menjawab. Meski demikian kita harus tetap konsentrasi pada keseluruhan isi bacaan yang kita dengar. Part 4 hampir mirip dengan Part 3 tetap perlu perhatian ekstra terutama adanya tabel dan grafik yang harus kita pahami singkat dulu sebelum soal atau bacaan mulai kita dengar.

Selanjutnya untuk bagian reading pada tes sesungguhnya akan dilakukan tanpa aba-aba dari pengawas. Jadi begitu selesai listening section bisa segera mengerjakan bagian reading dari part mana saja. Sebagai tips mulailah 30 menit pertama untuk menerjakan part 7 atau bagian terakhir. Part ini memang mengandung bacaan yang banyak 2-3 teks untuk 2-5 pertanyaan. Perhatikanlah pertanyaannya dahulu baru mencari jawaban sambil membaca teks secara screening perhatikan pula kata kunci dari pertanyaan yang diinginkan. Hal ini dapat mempersingkat waktu atau membuat time management lebih efisien karena tidak perlu membaca keseluruhan teks. Meski demikain usahakan diri tetap tenang dan tidak tergesa-gesa agar mudah memahami maksud pertanyaan dan bacaan teks. Setelah mencapai 30 menit pertama, lalu melompatlah ke part 5 atau bagian awal reading. Di bagian ini tetaplah konsentrasi dan teliti untuk memilih kosa kata yang tepat dan jenis kata sesuai tenses nya. Waktu untuk bagian reading ini adalah 75 menit dan maksimalkanlah. Waktu 75 menit ini bisa dibilang singkat jika kita melihat banyaknya bacaan dan total soal 100. Namun, sesuai saran kerjakanlah dari bagian akhir dulu dengan langsung membaca soal dan maksud yang diinginkan. Hal ini juga dapat mengurangi kegugupan atau kepanikan karena soal-soal panjang sudah diselesaikan dahulu dan jangan risau atau takut dengan bacaan panjangnya, fokuslah terhadap pertanyaan dan maksud yang akan kita cari di dalam bacaaan.

Sistem penilaian TOEIC tidak ada jawaban minus atau gugur, jadi sedapat mungkin jawablah semua pertanyaan yang ada meski sedikit ragu. Namun alangkah baik semua pertanyaan sudah benar-benar terbaca dan kalaupun ada yang ragu bisa dipilihlah yang mendekati jawaban tepat atau setidaknay pilihlah yang tetap masuk akal dari bacaan maupun kalimat sebelumnya. Bacaan dalam tes TOEIC ini juga sebenarnya hamper mirip seperti tentang masalah pekerjaan (kerja tim), karir seseorang, menceritakan tentang usaha atau bisnis, dan pelayanan atau jasa. Jika menemui pertanyaan yang terjadi di 2-3 teks usahakan pahami maksud teks tersebut karena memang saling berkaitan namun beda peruntukannya misalnya salah satu teks iklan dan teks lainnya adalah e-mail, pahami betul alsan adanya 2 teks tersebut. Sementara di part awal reading menitikberatkan pada structure dan grammar. Kedua hal ini dapat dipelajari mandiri dengan sering-sering latihan soal.  And last but not least jangan lupa untuk terus berdoa baik sebelum, saat, dan usai pelaksanaan TOEIC. Semoga hasil memuaskan dan memenuhi target yang diinginkan.

 

 

 

 

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

Islam dan Sains

 Kali ini kita akan mengupas Buku Islam dan Sains karya Ahmad Sarwat, Lc.MA. yang diterbitkan oleh Rumah Fiqih Indonesia. Buku ini memiliki tebal 212 halaman dengan enam BAB di dalamnya. Buku ini dibawakan dengan penjelasan ringan terkadang menggunakan Bahasa keseharian sehingga cukup mudah dipahami. Penulis mengajak pembaca buku untuk menyelami dunia Sains atau Ilmu Pengetahuan yang bersumber dari rujukan Ilmiah dalam sudut pandang Islam. Agama islam sebagai agama rahmatan lil alamin tentu menjunjung sekali ilmu pengetahuan. Bahkan melalui kitab sucinya yang terkemuka yakni Al-Quranul kariim telah tertulis banyak wahyu Allah yang mengajak manusia untuk berpikir, merenung, menalar, dan mengamati berbagai fenomena di kehidupan ini yang di dalamnya tersimpan rahasia sains yang luar biasa. Maka erat sekali kaitan sains dengan agama Islam yang memang mengajak hambaNya untuk menjadi manusia yang pembelajar dan menggunakan akalnya untuk berpikir sehingga dapat menjadi khalifah di muka bumi yang saling memberi kebermanfaatan satu sama lain.

Pada Bab pertama, penulis memberi introduksi tentang Sains secara umum di dunia. Saat ini kemajuan Sains didominasi oleh negeri Barat yang notabene banyak kaun non-muslim. Namun sejatinya, hal itu dapat diperoleh karena sains telah berkembang dan berjaya lebih dahulu di negara-negara Islam yang utamanya berada di Timur Tengah atau Jazirah Arab. Di dalam buku ini bahkan diceritakan tentang masa kegelapan Eropa mengenai ilmu pengetahuan yang mana banyak sekali tokoh-tokoh IPTEK seperti Galileo Galilei dan Nicolaus Copernicus yang justru ditindas, diasingkan, bahkan disiksa karena menentang pemahaman gereja terhadap suatu ilmu pengetahuan. Jelas terlihat bahwa Bangsa Barat di era kegelapan dahulu sangat tidak terbuka terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan. Mereka hanya terpaku pada dogma-dogma Gereja yang dianut secara turun menurun tanpa dilakukan penelitian secara berkala. Padahal suatu ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang dinamis, suatu hal yang dianggap benar pada suatu masa dapat menjadi salah di waktu berikutnya. Hal ini lah yang menajdi buah dari proses berpikir yang Allah dan Rasul-Nya anjurkan pada umat manusia khususnya umat Islam. Hal ini juga yang menjadi bukti bahwa ilmu adalah sesuatu yang luar biasa luas, oleh karena nya pemikiran seorang yang brilliant terhadap suatu hal bukan menjadi suatu yang paripurna. Sebuah pemikiran atau penemuan tersebut patutlah dikembangkan lagi oleh beberapa pihak sehingga menjadi suatu hal yang lebih menyeluruh, lebih lengkap, dan cukup sempurna untuk dimanfaatkan atau digunakan umat manusia. Sementara itu, dalam kacamata Islam, sains amat dimuliakan. Hal ini nampak dari Riwayat Nabi dan para sahabat bahwa Islam tidak pernah membatasi umatnya untuk berkembang dalam hal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, meski harus mengadopsi dari budaya ada kebiasaan bangsa lain. Artinya selagi suatu pemikiran atau penemuan dari kalangan lain bermanfaat dan dapat dikembangkan lebih lanjut (dimodifikasi atau diperbaruhi) maka hal tersebut sah-sah saja diterapkan. Islam tidak memberikan cap khusus bahwa suatu pengetahuan dari bangsa atau bahkan agama lain menjadi suatu hal yang tabu atau tidak boleh diterapkan. Selagi hal tersebut bermanfaat serta sesuai koridor syariat maka pemikiran, pengetahuan, dan penemuan baru itu tetap dapat diterapkan oleh kalangan umat Islam.

Pada Bab kedua dibahaslah tentang Peran Al-Quran dan Sains. Al Quran sebagai kitab suci umat Islam mengandung banyak rahasia Ilahi yang dituangkan melalui kiasan firman-firman Allah SWT. Al Quran memiliki nama lalin sebagai Al-Huda yang artinya petunjuk mengandung makna yang amat mendalam dari segi petunjuk dalam hal beragama dan tentunya berkehidupan. Dalam hal agama jelas sekali bahwa segala hukum-hukum Islam tertuang di dalamnya termasuk dalam hal syariat, muamalah, hukum warisan, wasiat, dan sebagainya. Lantas petunjuk dalam arti berkehidupan bagaimana?Tentu hal ini menjadi lebih luas lagi karena berbicara kehidupan maka dimulai lah darimana kehidupan ini bermuasal. Melalui ayat-ayat kauniyahnya Al Quran telah menjelaskan berbagai fenomena alam secara implisit. Mulai dari bagaiman bumi diciptakan, langit diciptakan, tumbuhan dan hewan, siklus air, hingga hakikat adanya gunung-gunung. Di dalam makna implisit dari firman Allah SWT tersebut tentu setalah melalui proses pemikiran dapat muncullah teori-teori ilmu pengetahuan yang kini ada. Namun, tidak semua serta-merta ayat-ayat tersebut dihubungkan dengan teori yang manusia ciptakan. Ada beberapa hal yang mungkin hanya dapat dipahami melalui ilham tertentu atau Allah SWT lah saja yang Maha Mengetahui segala rahasia terciptanya.

Pada Bab ketiga dibahas tentang Tafsir Ilmi. Tafsir ilmi merupakan bahasan tentang uraian ayat Al-Quran yang didalamnya mengandung ilmu. Tentu ilmu yang dimaksud ini ilmu yang kompleks mencakup berbagai hal bukan hanya merujuk pada sains. Menurut Imam Al Ghazali terdapat 77.000 lebih cabang lebih ilmu sains yang ada dalam Al-Quran ditinjau dari tafsir ilmi menurut beberapa aspek. Meski demikian dalam hal tafsir ilmi yang bersumber dari firman-firman Allah SWT ada kalangan yang menyetujui dan menolak. Di antara dua pihak tersebut punya alasan kuat masing-masing dalam mempertahakan keteguhan pilihannya. Pihak atau kalangan ulama yang menyetuji tafsir ilmi di antaranya adalah Al-Ghazali, As-Suyuti, Abu Al-Fadhl Al-Mursi, Fakhruddin Ar-Razi, Ibnu Rusyd, Dr. Muhammad Abduh, dan Maurice Bucaille. Berdasarkan pendapat kalangan yang menyetujui Tafsir Ilmi yakni mereka memiliki bukti bagaiman ayat-ayat Allah SWT menjadi dasar lahirnya sains dan teknologi yang hingga saat ini kita nikmati. Sementara itu, kalangan yang menolak tafsir ilmi diantaranya Asy-Syathibi, Syeikh Mahmud Syaitut, Amin Al-Khuli, dan Syeikh Muhammad Musthafa Al-Maraghi. Mereka menolak tafsiri ilmi lantaran aspek Bahasa Al-Quran secara eksplisit tidak bersinggungan tentang ilmu pengetahuan, aspek filologi; bahasa; dan sastra, lalu aspek teologis yang masih menitik beratkan Al-Quran sebagai kitab suci yang membawa pesan keagamaan saja. Jalan tengah dari kedua pendapat yang bertentangan ini keyakinan tetap bahwa Al Quran mengandung sains yang memang disajikan secara tak langsung. Keberadaan sains dalam Al-Quran merupakan suatu tema besar atau bersifat global bukan bersifat rincian atau uraian.

 Bab keempat bercerita tentang Nabi SAW dan Sains. Pada bab ini dibahas bagaimana Nabi Muhammad SAW menyikapi fenomena sains. Nabi dan rasul Allah tentu memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan wali Allah yang diberikan wahyu kepadanya serta beberapa mukjizat. Namun, hal itu tidak sepenuhnya menjadikan nabi seseorang yang paling alim di bidang sains dan bahkan mengetahui semua rahasia Al-Quran terhadap sains-meskipun kita tahu bahwa Al-Quran adalah salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Beliau tetap terbuka dengan penemuan teknologi lain selama itu memang membawa kemaslahatan umat. Contoh yang menarik misalnya dalam hal teknik berperang. Ketika terjadi perang Khandaq, Nabi Muhammad SAW mempersilakan para sahabatnya untuk turut mengatur strategi perang. Lalu muncullah sosok Salman Al Farisi yang mencontoh teknik perang dari Persia dengan strategi membangun parit. Salman Al Farisi menggunakan teknik ini lantaran ia pernah tinggal di Persia dan menurutnya untuk kondisi kaum muslim dengan jumlah personil tidak banyak. Teknik ini cukup baik dalam hal pertahanan. Dari kasus ini nampak jelas bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang bijaksana, Beliau tidak memaksakan kehendaknya atau menjadi pemimpin ditaktor yang serta merta semua keputusan ada di tangannya. Beliau sadar bahwa beiau diutus oleh Allah SWT bukan seabgai ahli teknologi yang serta merta menjadi paling berilmu, beliau diutus untk menyampaikan risalah-Nya, ajaran agama Islam secara kaffah pada umat manusia. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW mempersilakan seorang ahli atau yang merasa lebih tahu di bidangnya untuk ikut andil atau bahkan memimpin dan mengaturnya, tidak lain tidak bukan agar hasil yang diperoleh dapat lebih maksimal.

Bab kelima yang berjudul Sejarah Teknologi berbicara secara kompleks mengenai sains dan teknologi dari masa ke masa. Sains dan teknologi bukan milik suatu kalangan atau bangsa saja. Keberadaanya sangat umum dan global. Suatu teknologi dapat berkembang dari bangsa A ke bangsa B, dari suatu peradaban kuno menjadi peradaban yang lebih modern. Pada bab ini penulis menjelaskan cukup detail tentang teknologi dari masa pra sejarah, zaman kuno, abad pertengahan, masa revolusi industri, abad 20, hingga abad 21. Melalui deskripsi histori kita kan lebih memahami bahwa suatu teknologi dari masa ke masa ternyata sangat berbeda, akan semakin berkembang, dan semakin lebih baik. Bahkan suatu hal anganan di masa lalu saat ini sudah dapat terwujud. Keterwujudan teknologi itu menjadi semakin lama semakin baik berasal dari campur tangan berbagai umat manusia dari latar belakang agama, ras, suku, dan bangsa yang berbeda. Kemajuan teknologi adalah hasil kiprah kemajuan umat manusia, sehingga tujuan akhirnya adalah untuk kemaslahatan manusia-masyarakat dunai secara umum dan bukan kalangan tertentu saja. Adapun sebagai umat islam, hendaknya kemajuan teknologi kita manfaatkan sebaik mungkin untuk menjalankan syariat, hukum, dan ajaran-ajaran Rasulullah dalam kehidupan beragama kita. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak menjadi tameng kiat dalam kehidupan beragama, melainkan menjadi pelengkap dan diharapkan mampu memaksimalkan diri kita dalam beribadah kepada Allah SWT.

Bahasan terakhir yaitu di Bab 6 tentang konsep ilmu dalam islam. Ilmu dalam islam tentu bersumber utama dari Sang Khaliq Allah SWT. Sebagai sang pencipta Allah Maha Tahu tentang segala apa yang ia ciptakan dan bagaimana diciptakan. Luasnya ilmu Allah sering diungkapkan dalam makna kursiyyun atau kita kenal dengan ayat kursi yang mana kursi yang dimaksud tidak lain adalah ilmu, sehingga jika ditafsirkan dari ayat kursi maka ilmu Allah meliputi langit dan bumi. Penggambaran lain tentang luasnya ilmu Allah SWT ada pada Qs. Al Luqman ayat 27 yang artinya, “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. Sebagai Sang Pemilik Lautan Ilmu, Allah SWT memberikan ilmu kepada makhluk-Nya, utamanya adalah manusia yang diberi akal sebagai pembeda dengan makhluk lainnya. Dengan akal ini manusia selayaknya dapat berpikir, menalar, mengamati, dan meneliti segala sesuatu atau fenomena yang ada sehingga dapat mengetahui mengapa bisa seperti ini, bagaimana hal itu terjadi secara ilmiah. Keberadaan ilmu yang dapat diakses manusia berasal dari jalur formal dan non-formal. Jalur formal bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadist sedangkan jalur non-formal diberikan secara tak langsung oleh Allah melalui fenomena di sekitar dan hal itupun juga dapat ditangkap oleh manusia yang memang benar-benar menggunakan akalnya dalam menangkap ilham Allah SWT.

Pada akhirnya ilmu pengetahuan atau sains adalah sesuatu yang amat dinamis dan komprehensif. Perkembangan sains di era ini sedang mencapai puncak-puncaknya, maka hendak dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat dunia bukan untuk memicu persaingan atau bahkan permusuhan. Sains dan teknologi yang membanjiri dunia saat ini sudah selayaknya menjadi alat bantu untuk menolong sesama menciptakan peradaban tanpa ketimpangan tetapi membuahkan kesejahteraan umat manusia. Islam tidak sama sekali membeda-bedakan asal teknologi dan sains tercipta karena sejatinya sains kepemilikannya adalah setiap insan yang mau menggunakan akalnya untuk berpikir dengan benar dan penuh tanggung jawab sosial dalam penerapannya di kehidupan.

Senin, 16 September 2019

Bincang Ringan dengan Ustadz Felix Siauw

Assalamualaikum bloggers? Apa kabar nya? Sudah lama tidak bersua ya..

Kali ini Early mau posting hasil ngaji singkat dengan Ustadz Felix Siauw di Masjid Gedhe Kauman tanggal 14 September 2018 yang lalu. Early ikut acara ini sebenarnya atas ketidaksengajaan, karena diajak ayah Early yang kebetulan siangnya baru dapat undangan mengikuti pengajian ini. Padahal behind the story nya malam mingguan mau ngajak nge-mall sambil liat konser gratisan. Tapi ternyata, Allah memberikan rencana lain yang lebih baik. Oke deh, Early menyanggupi kehadiran. Nah, waktu malam sudah mulai tiba, dan tiba-tiba pula acara berubah lagi, malah Mama Early suruh kek mall aja karena pergi nya sekalian buat antar adik Early mau nugas di GSP (Grha Sabha Pramana) UGM. Ok deh Early ngikut aja dan akhirnya keputusan nemenin pergi ke GSP sekalian jalan ke mall batal juga gegara adik Early nggak jadi juga nugas ke GSP. Well, akhirnya kembali ke rencana awal untuk mengahdiir pengajian bersama Ustadz Felix Siauw. Meski dari rumah udah telat, Early sama ayah boncengan naik motor ke Masjid Gedhe Kauman di tengah Sabtu Malam yang cerah dan ramai. Di tengah perjalanan, hiruk pikut lalu lintas dan kemeriahan malam minggu sangat terasa apalagi rute ke Masjid Gedhe Kauman melewati objek-objek wisata malam andalan di Yogyakarta.
Suasana Taman Surga dengan Ustadz Felix Siauw

Dalam perjalanan yang hampir 30 menit tersebut, Early sebenarnya sambil terkantuk dan beusaha tetap fokus pada tujuan (ikut pengajian). Setibanya di lokasi, Early agak miris pasalnya yang menghadiri kajian tidak semeriah dengan yang di luaran menikmati cerahnay malam minggu di Yogyakarta. Padahal pembicaranya, beliau Ustadz Felix Siauw merupakan sosok yang sangat menginspirasi dan bahasan tema malam ini pun tidak kalah menarik dari masalah revisi UU KPK. Hmm ya Early pikir zaman mulai berubah dan hal ini menjadi refleksi diri kita terutama para pemuda untuk bisa memilih dan memilah kegiatan mana yang lebih baik dikerjakan (setidaknya alhamdulillah Allah memberikan kehendak Early bisa jadi gabung ke majelis ilmu dibanding ke mall). Oke, tinggalah masalah jamaah yang tidak teralau banyak itu, langsung lanjut ke masalah substansi yang diberikan ustadz Felix Siauw. Saat early mulai bergabung sebenarnya acara inti tausyiyah masih berlangsung. Saat itu, bahasan tentang  dakwah dijabarkan dari sisi pengikut dan pencetus. Artinya seperti ini, dalam dakwah perlu adanya kebersamaan atau ukhuwah. Tidak mungkin suatu ajakan kebajikan mudah diterima orang banyak jika yang menyerukan tidak pandai berbicara, tidak punya banyak pengikut sebelumnya, atau belum ampu menjadi role model.  Ya, maka dari itu, dalam dakwah wajib memang didahului oleh orang-orang yang punya pengaruh. Lantas, jka dirasa kita memiliki pengaruh itu tetapi tidak memanfaatkan kesempatan untuk menyampaiakn kebaikan masa hal tersebut sangatlah rugi besar.

Dalam kutipan tausyiyahnya, Ustadz Felix Siauw menyampaiakn bahwa ketika sudah punya followers itu tandanya Allah sudah ridha diri kita emnjadi pilar dakwah sekecil apapun yang bisa kita lakukan. Nah, kita nggak perlu berat-berat mikir, entar ada yang respons atau tidak karena ikatan antar manusia itu sudah menjadi urusan Allah. Hal yang paling penting adalah kita berusaha untuk berdakwah atau menyerukan ajaran Allah pada orang lain. Jika Allah telah menetapkan ikatan antar umat manusia maka suatu gerakan bersama dalam memajukan peradaban (kejayaan)  Islam akan semakin mudah. Nah, jkika sudah terkumpul dalam suatu ikatan maka ukhuwah, atau tali persaudaraan perlu dikencangkan sekuat mungkin. Suatu ilmu dan ajaran yang tertinggi sekalipun tidak akan bearti jika tidak ada landasan ukhuwah dalam menyampaikannya. Dimensi dakwah masa kini juga perlu diperhatikan. Tantangan dakwah semakin maju dan berkembang di era disrupsi ini. Oelh kerenanya dalam mengatasi tantangan tersebut perlu dilakukan suatu strategi yang tidak lain adalah jangan sekaan melakukan perlawanan menggunakan cara yang sama dengan musuh. Perlu dilakukan putar otak dan mencari celah lain yang lemah bagi musuh (yang sama sekali tidak dibayangkan oleh musuh).

Pada sesi akhir tanya jawab ada nasihat-nasihat baik dalam hal berdakwah seperti dakwah tidak perlu menunggu kaya atau hidup mapan dahulu. Hidup adalah tahapan berganti fase bukan lantas menyelesaikan permasalahan untuk mencapai kemapanan. Jadi, dalam stiap tahap kehidupan kita mampu menyelipkan dakwah pada kegiatan kita dalam berbagai upaya sekecil mungkin, semampu kita. Sikap zuhud juga perlu dikembangkan dalam menyempurnakan proses dakwah kita. Jadi zuhud di sini maksudnya adalah tidak menginginkan dunia sebelum untuk akhirat. Hal ini juga berarti bahwa tidak perlu menunggu urusan dunia selesai baru kita mau dakwah, seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa urusan di dunia hanya berganti fase pasti tetap ada urusan di tiap-tiap tahapannya. Maka kunci nya untuk bisa berdakwah dalam segaal fase itu yang emnegemabngkan sikap zuhud, bahwa ada orientasi kita untuk mengutamakan kepentingan akhirat di samping memenuhi urusan dan kebutuhan di dunia.

Beberapa poin lagi yang disampaikan dalam tanya jawab yakni tentang segmentasi dalam berdakwah yang harus diperhatikan, karena berbeda kalangan berbeda pula cara penyampaiannya. Selanjutnya dalam hal gerakan islam di kampus yang banyak macamnya jangan sampai membuat terpecah belah atau tidak bisa membuat kita sebagai satu umat untuk bergerak bersama. Setiap gerakan islam hendaknya tidak meng-ashabiyahkan dirinya dengan yang lain, karena Islam sejatinya adalah satu tidak ada satu golongan yang dirasa lebih baik atau lebih unggul dari golongan lain. Nah, mengenai tentang ashabiyah ini juga berhubungan dengan Islam Nusantara yang mana, lebih baik diungkapkan bahwa Islam di Indonesia merupakan Islam rasa Nusantara yang tidak saling mengunggulkan golongan atau kelompok gerakannya. Rasa cinta Indonesia juga jangan sampai melebihkan rasa cinta kita kepada Islam. Hal ini diartikan bahwa identitas utama kita adalah sebuah keimanan yang kita yaknini kebenarananya sebagai sumber ilmu, hukum, dan ajaran, hingga kini semua berlaku untuk sebuh peradaban. Lalu, masalah tentang sharing  ilmu ini juga jangan sampai takut “riya:. Intinya kalau kita sudah cinta dan sepaham sampaikanlah saja kan itu juga sebuah kebaikan dan kebenaran yang memang sudah jelas hukum dan sumbernya.


Demikian lah ringkasan bincang ringan dengan Ustadz Felix Siauw. Semoga pembaca dapat memetik manfaat dan inspirasi di dalamnya. Terirmakasih 

Rabu, 09 Januari 2019

Paragon Goes to Campus

Ini late post banget..tapi nggak papa kan ya..semoga matternya bermanfaat

15 November 2018 tepat hari kamis dan waktu itu jadwal kuliah pagi. Sebenarnya ada seminar Paragon Goes to Campus MIPA kolaborasi alumni MIPA dan dari pihak Paragon Technology and Innovation yang acaranya mulai jam 8.00 untuk open gate. Nah, karena kelas pagi itu nggak jelas dosennya dateng apa enggak pasalnya kelas udah kosong tanpa dosen lebih dari setengah jam. Waktu itu, daripada garing kan nggak jelas maka Early ajakin temen yang namanya Elma yang waktu itu niatnya seat in untuk ikutan kelas pagi itu. Eh ya, sebenarnya seminarnya awalnya mau diadakan bukan di hari kamis dan jam pagi tapi karena ada perubahan jadwal mendadak terkait peminjaman ruang di MIPA, akhirnya acara itu diselenggarakan di Ruang seminar lantai 2 KPFT Fakultas Teknik UGM di hari kamis. Well, ya akhirnya Early sama Elma langsung cuzz boncengan naik motor ke sana. Awalnya Elma masih bingung tuh acara apa ngapain ke Teknik? Dan Early pun menjelaskan ini acara dari Paragon itu yang produk terkenalnya Wardah, ya acara kayak sharing-sharing dari Alumni tentang perusahaan ini. Elma pun ya terlihat cukup tertarik ajalah daripada ya dia udah dandan rapi mau seat in tapi kelasnya kosong hehehe. Oke, akhirnya kami tiba di TKP meski agak telat dari open gate tapi acara inti belum mulai. Senengnya tuh Elma sama aku dapat goodie bag bagus dari Paragon hehehe. Nggak rugi kan El...

Oke jadi, karena namanya Paragon goes to campus jadi intinya ya mengenalkan perusahaan Paragon Technology and Innovation (PTI) kepada para mahasiswa khususnya mereka yang akan segera berkarir. Nah, tapi sayangnay gara-gara acaranya di teknik dan terksesan judulnya jadi Paragon Goes To Campus Teknik maka pengisinya juga alumni fakultas teknik (padahal niatnya juga pengen tahu alumni MIPA yang kerja di Paragon dan bagaimana karirnya). Early sama Elma juga nggak ikut full acara ini masalahnya ada kelas lagi jam 11.30. Meski demikian kami tetap menikmati acara ini apalagi Elma suka banget sama teaser awal tentang lingkungan kerja Paragon yang terkesan perusahaan in nyaman dan ramah banget dengan dunia anak muda. Selanjutnya acara mulai dibuka dengan MC dari perwakiilan Paragon lalu dilanjutkan dari pembicara pertama yang lebih menekankan tentang sisi bisnis PTI dan prospeknya.
Suasana di acara Paragon Goes To Campus

Indonesia saat ini masuk dalam 15 besar beauty industry potential. Kenaikan beauty industry di asia-pasifik mencapai 7-8%. Di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kenaikan taraf hidup serta kelompok masyarakat kelas menengah maka kebutuhan akan kosmetik terutama beauty cosmetic juga turut meningkat. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat kelas tersebut sudah terpenuhi kebutuhan-kebutuhan lainnya sehingga akan cenderung memenuhi kebutuhan tersier yang terkait dengan penampilan. Saat ini kenaikan industri juga disebabkan trend tidak hanya dari gaya hidup. Bisnis paragon sebagai perusahaan kosmetik juga merupakan kelompok industri andalan pemerintah dalam bidang industri nasional yakni farmasi dan kosmetik.  Sementara itu pasar kosmetik di Indonesia juga teramsuk tinggi yakni nomor dua setelah Thailand denagn presentase sebesar 23,26%.
Meski sudah termasuk perusahaan besar, PTI terus menjadi perusahaan yang bertumbuh. Di tahun 2018 pertumbuhan perusahaan ini lebih dari 40% (khusus untuk pertumbuhan prosuk lip sebesar 37% dari total pertumbuhan). Hal inilah yang menjadi niali plus PTI yang masih memilih dan memposisikan dirinya sebagai perusahaan yang terus bertumbuh. Meskipun perusahaan besar kalau untuk bertumbuh tentu lebih susah karena nilai yang didapat awalnya juga sudah tinggi berbeda dengan pertumbuhan UMKM.

Selanjutnya, dibahas tentang posisi pekerjaan sebagai sales manager. Bagian ini masuk dalam departemen komersial. Sales juga memprediksi penjualan. Untuk mengembangkan bisnis kebanyakan orang-orang sales masih terus dipertahankan. Bagain dari keluarga Commercial Department yaitu key account yakni akun-kun besar supermarket yang berlangganan memasok, lalu ada sales operation bertugas untuk memaintain hubungan customer dan toko-toko general, kemudian custimer marketing yang bekutat dengan strategi penjualan atau pemasaran, dan terakhir adalah activation and demand creation untuk memperkenalkan produk-produk perusahaan. Orang-orang yang bekerja di bagian ini perlu memiliki sifat komunikatif, leadership, entrepreneur, dan accomplishing.

Sesi selanjutnya adalah pemaparan dari operation exelence in beauty industry yakni Mas Kukuh Damareza alumni Teknik Industri UGM. Di PTI ada 3 pabrik industri. Tugas bagian ini adalah merencenakan area manufacturing feature, dengan produksi sebesar 135jtpcs/tahun. Dari sisi industri PTI menekankan konsep tentang quality, cost, delivery, safety, morale, ditambahkan lagi yang membedakan yakni service, environment, dan flexibility. Namun, sayang penjelasan dair Mas Kukuh yang sempat Early tangkap ini aja, selebihnay Early dan Elma harus balik ke MIPA ngejar kuliah yang makhruh juga untuk bolos, tugas belajar tetep yang utama kan..hehehe


Kamis, 09 Agustus 2018

Sharing After PKM

Assalamualaikum teman-teman waw sudah setahun tak berjumpa yaa..nah pasti kangen kan dengan cerita-cerita Early bloggers... Sekarang Early mau share pengalaman Early di tahun 2018 ini dalam keikut sertaan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. Alhamdulillah PKM tahun ini Early dan tim diberi keperacyaan untuk mendapat dana hibah guna menjalankan proposal PKM Penelitian Eksakta yang kami susun. Di cerita kali ini Early gak akan bahas panjang lebar tentang masalah penelitian yang atau prosedur karena pasti di web https://simbelmawa.ristekdikti.go.id/ sudah ada. Early akan lebih banyak share tentang pengalaman pribadi yang kali aja bermanfaat buat para blogger untuk menyiapkan mental dan strategi dalam mengikuti PKM.

Ajang bergengsi PKM memang menjadi incaran ratusan ribu mahasiswa di seluruh nusantara. Pasalnya dengan mengikuti event lomba nasional mahasiswa terbesar ini akan banyak sekali prestasi dan pengalaman lain menyusul. Ya ibaratnya efek domino, dan hal ini nggak salah asal kita bener-bener sungguh menjalankannya. Setiap kampus atau universitas baik  negeri maupun swasta tentu memiliki target-target tersendiri serta persiapan untuk mahasiswanya. Nah, keadaan ini mahasiswa yang sudah berniat mengikuti PKM perlu memantapkan diri lagi dengan mengikuti berbagai konsolidasi dan penagrahan yang dilaksanakan itern dari pihak kampus. Selain itu, mahasiswa juga perlu untuk lirik sana-sini (artinya untuk mencari tim yang solid, yang dirasa punya chemistry cocok dalam membangun ide bersama). Dalam mencari tim, ada tiga tipe mahasiswa, pertama mahasiswa idealis yang sudah memiliki ide dan yakin ide tersebut sudah tepat hanya tinggal mencari rekan-rekan lain, kedua tipe mahasiswa yang sudah memiliki ide tetapi masih belum terlalu yakin sehingga membutuhkan rekan lain untuk membantu membangun idenya, ketiga adalah tipe mahasiswa yang memang belum punya ide tetapi memiliki kemauan bergabung membentuk tim PKM. Apapun tipe mahasiswa tersebut, kita tetap perlu memilah teman-teman yang cocok. Hal ini sangat essensials sekali rupanya, kita tidak boleh sampai merasa dibohongi atau merasa rugi hanya karena mendapat teman yang kurang cocok atau sependapat dengan kita. Kita sebagai mahasiswa juga harus hati-hati memilih (ini bukannya su’udzon sih) jangan sampai hanya tergiur kata-kata awal yang meyakinkan tapi ternyata di tengah perjalanan si rekan banyak acara kepanitiaan. Oleh karena itu, sebelum diajak berbicara serius perihal rekanan harus saling menanyakan tentang kesibukan dan keseriusan menjalankan penelitian atau PKM. Peranan rekan terutama ketua PKM ini sangat penting dalam keberlangsungan PKM karena sumber daya (manusia) menjadi penggerak utama terlaksananya PKM dengan baik.

Masih dalam hal rekanan dan tim, setelah terbentuk tim yang dirasa cocok (rekan-rekan dianggap mampu berkerjasama) maka dibentuklah susunan atau stuktur organisasi sederhananya. Struktur ini bukan formalitas semata dalam memenuhi ketentuan proposal tetapi juga menjadi pondasi untuk memperkuat soliditas tim dalam hal pembagian kerja. Pertama adalah dalam hal penentuan ketua. Biasanya sih ketua ditentukan dari yang mencetuskan ide awal tapi kadang bisa dilempar ke rekan atau personal lain yang dirasa punya kemampuan manajerial baik (hal itu sah saja asalkan atau kesepakatan tim). Terpenting, posisi ketua ini benar-benar disepakati oleh seluruh anggota dan ketua yang diberi amanah pun juga menyanggupi diri serta berusaha menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Kedua adalah posisi sekretaris-bendahara (sekben), biasanya sih ditujukan ke personal yang teliti dan tentunya juga disepakati anggota tim dan ketua. Personal yang menduduki jabatan ini nantinya diberi hak dalam mengatur dan mengelola keuangan. Hal ini menjadi kelimpahan wewenang ketua kepada tangan kanannya yakni sekretaris-bendahara. Dana hibah PKM dari DIKTI tidak sedikit sehingga perlu pengelolaan keuangan yang baik dan transaparan, karena uang tersebut bukan milik ketua atau sekben saja, tetapi milik seluruh anggota tim. Persoalan rupiah ini jika tidak luwes dan ditangani dengan baik juga bisa menjadi carut marut dan penyebab gagalnya pelaksanaan PKM. Pasalnya uang dana hibah ini menjadi mesin pergerakan proposal PKM. Ada langkah bijak bila uang tersebut diambil seberapa banyak dan dibiarkan dalam bentuk fresh money yang pergakannya lancar dan tersimpan oleh sekben. Bagi anggota yang akan berjalan dan memakai dana bisa langsung meminta ke sekben. Sebaiknya dihindari memakai uang pribadi dulu lalu diganti, karena hal ini terkadang riskan oleh sikap lupa dan bingung kembalian pecahan dan lainnya. Sebenarnya ini bukan berpikir perhitungan banget atau gimana tapi ini  lebih ke masalah transparansi sama keluwesan dalam memakai dana. Meski demikian, tetap ada kontrol praktis dari ketua maupun masing-masing anggota dalam menggunakan dana.

Masih ke masalah tugas sekben yang meliputi bagian surat menyurat dan perizinan. Memang di awal seakan tugas sekben yang paling banyak. Hal ini juga memerlukan support yang baik dari ketua maupun anggota. Terlebih sih ke ketua yang memang tetap harus mengawal tugas sekben, ya meskipun sekben sudah paham akan tentang tugas-tugasnya itu. Selanjutnya setelah masalah perizinan laboratorium, perizinan peminjaman ruang, dan lainnya yang berhubungan dengan surat menyurat selesai maka sudah saatnya ketua memberikan pengarahan tentang langkah kerja yang akan dilakukan. Bahkan lebih baik jika sambil berjalannya sekben membuat perizinan sang ketua sudah membuat timeline jelas dengan tanggal atau rentang waktu tertentu tentang agenda kerja terdekat. Selanjutnya ketua sebagai penggerak dan sebagai anggota yang berperan aktif sudah selayaknya mengikuti setiap agenda yang dijadwalkan demi terselenggaranya program dari proposal.

Nah, dalam menjalankan kegiatan sesuai agenda sangat dibutuhkan sifat dan sikap keuletan, disiplin, dan teamwork yang kuat. Hal ini selayaknya memang dicontohkan ketua sebagai koordinator utama. Jika sang ketua berhasil memiliki role model demikian maka ini dapat membawa aura positif para anggotanya untuk semangat menyelesaikan proposal dengan baik. Tetapi, jika sang ketua justru memberikan teladan yang buruk atau justru tidak menampakkan sikap koorperatif dalam melaksanakan tugas hal ini dapat melemahkan kekompakan tim. Sebagai ketua juga buka berarti hanya menjadi personal yang mengatur saja selanjutnya tidak mau tahu tentang proses yang dikerjakan anggota. Seyogyanya ketua benar-benar yang mengawal proses dari awal hingga akhir bukan yang hanya mengatur di awal saja sang ketua juga harus dapat terjun dalam kegiatan-kegiatan anggota (ibarat capres yang blusukan ke rumah warga). Ya, semau itu harus dilakuakn juga dengan suka cita tanpa paksaan. Ketua dan anggota saling berbaur dan bekerjasama dengan baik tanpa memandang posisi lagi, karena ini merupakan kerja tim yang membutuhkan soliditas.

Sekiranya hanya ini sih, sharing Early kali ini, ini Early nulis juga berdasarkan pengalaman saja yang terlewati. Intinya semoga teman-teman yang sudah membaca dan berniat mengikuti PKM tidak akan kaget dan bisa punya persiapan matang dalam mengatur strateginya. Perlu diingat PKM membutuhkan kerjasama tim yang hebat tim yang bisa saling mengerti dan membangun. Karena jika hanya mengandalkan personal-personal yang brillliant dan cerdas saja tetapi dia tidak dapat bekerjasama dengan baik, susah diajak berkomunikasi dan berkoordinasi maka ibarat saja buah-buahan yang ranum tapi ternyata cuma buah plastik. Jadi, bagunlah tim mu sesuai dengan sikap hati perasaan dan teman mana yang cocok buat kamu diajak mainan PKM.


Rabu, 27 Desember 2017

Enjoyable Mangunan

Pada tanggal 13 Maret 2017 yang lalu penulis beserta keluarga berkesempatan mengunjungi objek wisata daerah Mangunan yang sedang banyak digandrungi wisatawan. Kebun buah dan hutan pinus menjadi andalan objek wisata di kawasan ini, tetapi penulis mendapati daya tarik lain yang masih berada di kawasan hutan pinus. Berikut ulasan lebih lanjut perjalanan Early dan keluarga di Kawasan objek wisata Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY.

Early dan keluarga melakukan perjalan di pagi hari jadi, sekitar pukul 06.40 penulis dan keluarga sudah sampai di objek pertama yakni Kebuh Buah Mangunan. Di kebun buah ini terdapat area atas dan bawah. Saat masuknya kendaraan ke Kawasan Kebun Buah Mangunan maka itulah lokasi area bawah, dimana kita langusng dimintai tiket masuk sesuai jumlah pengunjung dan kendaraan yang digunakan. Di area bawah terdapat danau buatan, kolam, dan taman bermain. Bisa dikatakan bahwa di aera bawah merupakan area lama dari kebun Buah Mangunan. Di area bawah ini inventarisir jenis-jenis tanaman buah juga lebih rapi. Kerindangan berbagai macam pohon buah nampak dari jalanan pintu masuk kawasan Kebun Buah Mangunan hingga area bawah ini.  Pohon jeruk, pohon rambutan, pohon mangga, dan pohon durian mendominasi area bawah kebun buah Mangunan. Beberapa dari pohon tersebut sudah ada yang berbunga dan berbuah, tetapi tidak ada izin untuk memetiknya secara langsung. Apabila wisatawan menggunakan kendaraan roda empat maka perlu ekstra berhati-hati karena tanjakan dari area bawah ke area atas cukup terjal dengan tikungan yang tajam. Tetapi beberapa warga lokal dan petugas parkir siap untuk membantu mengarahkan kendaraan.

Foto di background tulisan Kebun Buah Mangunan
Sampai di area atas, telah disiapkan lahan parkir yang cukup luas. Wisatawan Kebun Buah Mangunan lebih banyak mengeksplor di area atas yang cukup dekat dengan panorama-panorama perbukitan bercampur kebun-kebun buah dari ketinggian. Jadi di area atas kelimpahan jenis pohon-pohon buah tidak sebanyak di bawah, tetapi lebih pada penyuguhan view-view perbukitan lepas dan pepohonan buah dari kejauahan. Di area atas dibangun dan disiapkan anjungan yang menjorok ke arah jurang atau di lereng perbukitan kebun buah dengan luasan dan tata letak yang. Anjungan  tersebut dilengkapi beberapa anak tangga dan undakan tertentu agar pengunjung dapat berpotret dengan pemandangan di atas ketinggian. Selain anjungan, taman di bagian atas juga dilengkapi beberapa rumah pohon dan tempat duduk sebagai fasilitas untuk pengunjung menikmati panorama alam.

Menikmati panorama alam di Kebun Buah Mangunan ini memang lebih enak pada siang dan sore hari. Pada pagi hari, seperti yang dirasakan penulis, kabut-kabut alami dari perbukitan masih nampak dan terasa. Bahkan, semua perbukitan terlihat berwarna putih dan berjalan di area atas tersebut juga terlihat menembus kabut. Kabut pagi tersebut menambah kesejukan di Kebun Buah Mangunan. Selain rumah pohon dan anjungan, yang menjadi andalan spot foto dari objek wisata ini adalah tulisan Kebun Buah Mangunan.  Di spot foto tulisan ini langsung terlihat cakrawala hijau dan biru yang berpadu antara Perbukitan Mangunan dengan langit pagi yang mejadi background foto. Puas menikmati pemandangan alam dan kesejukan pagi di Kebun Buah Mangunan, perjalanan kami lanjutkan ke situs Hutan Pinus Mangunan.


Foto di atas rumah pohon


Foto di antara pohon-pohon pinus
Lokasi Hutan Pinus Mangunan kira-kira masih masuk ke arah timur dari jalan raya Mangunan. Lokasi hutan pinus berada di persimpangan jalan di area kiri. Hutan pinus terlihat di kanan kiri jalan tetapi lokasi objek wisatanya berada di kanan jalan, sementara parkir berada di kiri jalan (dari arah timur). Biaiya tiket masuk objek wisata hutan pinus sebesar Rp5000/orang saat itu. Di dalam kawasan hutan pinus kita langusng disuguhkan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi seakan menjadi pasak-pasak penangkal sinar matahari yang sudah mulai memanas. Tentu saja udara sejuk masih menyelemuti kawasan tersebut meski matahari mulai memuncak. Di kawasan hutan pinus yang tanahnya lembab dan becek (karena habis terguyur hujan)  pengunjung perlu berhati-hati dalam berjalan dan menapaki jembatan-jembatan kecil yang dibuat.

Pengunjung diperbolehkan menggelar karpet atau tikar untuk duduk bersama atau memakan bekal, tetapi harus bertanggung jawab terhadap kebersihan tempat. Di hutan pinus bagian atas, kepadatan pengunjung sedikit berkurang dan lokasi ini sering dimanfaatkan sebagai spot foto-foto. Namun, jika akan melakukan sesi foto yang cukup lama maka perlu membayar retribusi yang lebih (seperti jika akan melakukan sesi foto pre wedding). Di bagian atas hutan pinus juga terdapat beberapa ayunan dan pohon-pohon yang sengaja disusun membentuk semacam tempat duduk. Pada musim tertentu, beberapa warga lokal menyewakan ayunan tidur yang dapat dipasang di antara pohon-pohon, tetapi saat penulis dan keluarga berkunjung tidak ada yang menyewakan lantaran kondisi pohon yang sedang lembab dan licin kurang aman jika akan dipasang ayunan-ayunan tidur dari rangkaian tali tersebut.

Hampir semua di sudut Hutan Pinus Mangunan dapat digunakan sebagai sopt berfoto. Namun, setiap objek pasti ada spot foto andalan yang utama. Spot foto andalan di hutan pinus ini berada di bagian atas dengan dukungan panggung kayu sehingga  membuat para pengunjug lebih bisa mendapat backgrpund hutan-hutan pinus yang masih asri (tidak terlihat rombongan pengunjung yang menggelar tikar). Spot foto ini juga digunakan untuk sesi foto pre wedding. Spot foto utama ini sanhat diincar oleh pengunjung, sehingga harus sabar mengantri untuk foto di sini. Tetapi jangan berkecil hati jika tidak berfoto di spot foto utama, masih banyak area lain Hutan Pinus Mangunan yang apik diabadikan di lensa kamera.

 Foto di balik surga bunga tersembunyi
Area baru dari Hutan Pinus Mangunan berada tersembunyi di bagian atas hutan ini, dimana pohon pinus mulai jarang tumbuh. Tetapi sebagai gantinya, bunga-bunga yang menawan siap mempesona siapa saja yang menyambanginya.  Area semacam taman bunga kecil disiapkan di lereng atas di hutan pinus. Area ini sangat colorfull mengingat  berbagai bunga tumbuh di sini seperti matahari dan flamboyan. Meski banyak tumbuha bunga area ini juga cukup rindang dengan adanya beberapa pohon yang digunakan sebagai rumah pohon. Selain itu terdapat beberapa tempat duduk kayu yang langusng menghadap pada view taman bunga maupun panorama perbukitan di sekelilingnya. Jadi melalui view dari tempat duduk kayu terdapat integrasi pesona alam yakni cantiknya bunga-bunga dengan teduhnya pesona perbukitan hijau daerah Mangunan. Pengunjung yang beruntung dapat mengeksplor taman bunga di lereng Bukit Mangunan ini dengan puas dan senang hati. Akan tetapi bagi pengunjung yang terburu-buru dan tidak mau mengeskplor maka akan sangat disayangkan, tidak dapat menikmati surga bunga ini. Di tempat ini juga sudah tidak dikenakan biaya tambahan karena masih dalam kawasan hutan pinus.


Sebagai tips untuk berwisata di Kawasan Mangunan perlu dilakukan perjalanan di pagi hari karena udara masih sejuk dan dapat menikmati panorama alam yang masih asri dengan kabut alami. Selain itu, eksplor terhadap setiap detail objek wisata juga perlu dilakukan. Eskplor dilakukan agar pengunjung benar-benar menikmati suguhan yang ada di objek wisata beserta fasilitas yang perlu dijaga. Dengan demikian tujuan ke objek wisata bukan hanya hunting foto hits saja tetapi menikmati kedamaian alam, menyegarkan dan menenangkan pikiran, mensyukuri kebesaran Allah SWT melalui kenampakan alam ciptaan-Nya, dan tentu saja menjaga serta melestarikan keindahan pesona alam  tersebut.

Minggu, 23 Juli 2017

Di balik Kesederhanaan Purworejo

Halo..assalamualaikum bloggers..
Kali ini..Early mau share cerita liburan sederhana di Purworejo beberapa hari yang lalu. Tepatnya tanggal 17 Juli 2017 Early sengaja escape dari Jogja mengisi liburan berkepanjangan ini hehehe. Sekitar pukul 07.00 pagi Early berangkat dari Jogja menuju Purworejo menggunakan mobil. Tiba di Purworejo sekitar pukul 09.00. Early sangat menikmati perjalanan ke Purworejo karena Early melintasi tiga Kabupaten di DIY, mulai dari Kabupaten Sleman tempat domisili Early, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Kulon Progo. Di tengah-tengah perjalanan Early menikmati banyak panorama mulai dari perbukitan, bentangan sawah, hingga sungai dan jembatan yang masih alami.



Sampai di Purworejo, Early dan ayah langsung menuju hotel Plaza yang terletak di Jalan Tentara Pelajar Nomor 21, Kecamatan Purworejo, Purworejo, tepat di depan SMA Negeri 1 Purworejo. Hotel ini juga direkomendasikan teman kuliah Early yang asil Purworejo (Thanks to Alam Reformasi). Hotel Plaza merupakan salah satu hotel terbaik yang kota kecil ini punya dan termasuk hotel berbintang. Early beruntung mendapatkamn view kamar dengan pemandangan persawahan di belakang hotel yang masih hijau dan sejuk.


Sebenarnya, Purworejo bukan termasuk Kota Wisata atau kota yang terkenal dengan ciri khas tertentu. Tetapi, berkat penjelajahan sendiri dan hasil kunjungan selama di kota ini 3 hari, Early berhasil menemukan apa keunikan dari kota ini. Purworejo merupakan sebuah Kabupaten yang didalamnya terdapat beberapa kecamatan besar seperti Kecamatan Purworejo, Kecamatan Kutoarjo, Kecamatan Bagelen, dan lainnya. Pada post kali ini, Early akan memfokuskan tentang keistimewaan Kecamatan Purworejo. Di Kecamatan ini terdapat makam Jenderal Sarwo Edi Wibowo, salah satu jenderal besar  yang meninggal tragis karena serangan G30S/PKI.Di Purworejo juga merupakan tempat kelahir komposer nasional yakni Wage Rudolf Supratman, tepatnya di daerah Kaligesing. Jadi, tidak heran di daerah yang cukup kecil dan sederhana ini ternyata merupakan daerah cikal bakal para pahlawan kebangsaan. Di jalan-jalan protokol kita juga akan menjumpai banyak tugu, patung-patung, dan beberapa cagar budaya berbentuk bangunan. Salah satu patung yang Early jumpai di sana adalah patung W. R. Supratman yang sedang membawa biola. Patung ini dapat ditemui di perempatan Pentok.


Selain dari aspek historis, Purworejo juga memiliki keunggulan dalam bidang pertanian dan perkebunan. Di Purworejo, kita masih banyak melihat petak-petak sawah yang terawat dan lahan-lahan produktif yang terurus. Hal ini berimbas pada lingkungan kotanya yang tetap sejuk meski tidak diapit gunung secara dekat. Selain itu, wilayah ini juga memiliki keunggulan hasil alam berupa buah durian dan biji kopi robusta. Durian asal Purworejo ini memang terkenal dengan daging buah yang tebal dan rasa manis-pahit khas durian. Daerah pernghasil durian yang utama ada di Kaligesing dan Watuudan. Terdapat dua jenis durian Purworejo ini yakni durian hasil setek dan okulasi antara Duran lokal dan Durian montong dan kedua adalah durian lokal. Keduanya sama-sama enak dengan ciri khas sendiri. Untuk durian hasil okulasi dan setek memiliki rasa pahit yang cenderung manis dengan daging buah tebal seperti durian montong, warna nya juga lebih kekuningan. Sementara untuk durian yang murni lokal rasanya lebih diidominasi rasa pahit khas durian dengan daging buah yang tidak kalah tebal, namun warna tidak cenderung kuning.  Untuk kopi robustanya, dianggap terbaik karena termasuk dalam daftar 15 kopi terbaik di Indonesia. Daerah penghasil kopi robusta ini juga terdapat di Kaligesing. Sebenarnya, potensi hasil alam seperti durian dan kopi robusta dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi kabupaten ini untuk berkembang. Berdasarkan hasil wawancara dengan warga lokal, mereka justru kurang mengenali potensi ini dan seakan kurang dapat “menjual” keunikan daerahnya (terutama untuk potensi kopi robusta). Sehingga ada baiknya, pengalaman ini dapat menjadi koreksi dan evaluasi pagi pemerintah daerah setempat dan warga asli untuk bersama-sama mengembangkan daerah melalui potensi yang sudah ada.



Masih tentang hasil alam dan makanan, kita akan mengulik tentang buah tangan yang didapat di Purworejo. Ketika Early berjalan-jalan di sekitar hotel, tanpa sengaja Early menemukan kios kecil di pinggiran sungai. Kios tersebut ber-pelang kecil sekitar 2x1 meter bertuliskan Pusat Oleh-Oleh Purworejo, Kue Lompong “Asli” Oleh-Oleh Khas Purworejo. Early tertarik dengan jajanan khas tersebut dan menuju ke kios. Early sedari awal tiba di Purworejo, memang berpikir apa makanan khas dari Purworejo. Setelah mendekat ke kios Early memgintip sedikit cara pembuatan kue lompong ini. Jadi, kue lompong merupakan jajanan khas Purworejo yang berbahan dasar tepung ketan, kacang, dan tepung lembu (sebutan untuk tepung dari tanaman lompong). Tepung lembu inilah yang menjadikan warna jajanan ini hitam. Tanaman lompong sebelum dibuat tepung diremas-remas dan diambil sarinya. Kue lompong ini memiliki tekstur yan agak keras dengan isian kacang seperti pada kue moci. Namun, kue ini dapat bertahan hingga satu minggu apabila rutin dikukus untuk memperlunak tektsur kue. Meski terkesan berpenampilan kurang apik (karena segi warna hitamnnya), kue ini memberikan cita rasa yang khas dari komposisi tepung lembu. Tepung lembu ini memang jarang dibuat dan ditemukan di pasaran, tetapi daerah Purworejo yang tanahnya masih gemah ripah loh jinawi maka tidak sulit untuk menemukan tanaman lompong di kanan-kiri sawah maupun ladang.

Berbicara tentang kehidupan sosial, masyarakat Purworejo termasuk masyarakat yang agamis. Di beberapa perkampungan berdiri banyak surau dan pondok pesantren. Sekolah-sekolah juga banyak didirikan dan terurus dengan baik. Maka tak jarang dari daerah sekitar Purworejo banyak yang menjadi penglaju untuk menempuh pendidikan di Purworejo. Masyarakat Purworejo juga masih cenderung memilih pada zona nyaman, artinya memang sedikit sekali pembangunan kota yang dapat kita lihat. Gedung-gedung tinggi pusat perbelanjaan besar, pasar-pasa swalayan memang tidak terlalu kelihatan banyak di Purworejo. Pemerintah daerahnya sendiri memang masih sangat preventif dan sangat hati-hati sekali. Sehingga tidak banyak terlihat proyek pembangunan besar-besaran di sana. Meski demikian, hal ini berdampak positif pula dalam upaya penjagaan kearifan lokal dan kekayaan alam terutama lahan-lahan persawahan dan produktif lainnya. Kebutuhan perumahan, gedung, pertokoan, diatur secermat mungkin agar tidak sampai mengacaukan sektor-sektor essensial lain yang sesungguhnya memiliki kepentingan atas hajat hidup orang banyak.


Demikian, cerita pengalaman Early di Purworejo, sebuah kota kecil yang istilah jawanya nggak “neko-neko”, adem ayem, tata, titi, tentrem, kerta, raharja. Di balik kesederhaan kota dan daerah ini ternyata menyimpan banyak harta berharga yang masih dapat dimanfaatkan dengan optimal secara bijak. Berlarut-larut dalam zona nyaman memang tidak akan selamanya baik dan membawa perkembangan. Terpenting dalam menyikapi dan mengembangkan kota kita perlu banyak berpikir panjang, tenang, dan rasional demi pembangunan yang berkelanjutan untuk kebahagiaan generasi mendatang. 

Kamis, 29 Desember 2016

Nuansa Kuno di Pasar Seni Triwindu

Assalamualaikum Bloggerss..
Gimana liburannya di akhir tahun ini???
Semoga menyenangkan yaaa

Kali ini Early mau share salah satu tempat hang out di Surakarta, Solo the Spirit of Java hehe. Nah, tempat itu bernama Pasar Seni Triwindu. Pasar ini menjual barang-barang antik, bekas, onderdil, dan sebagian barang-barang baru yang memiliki nilai seni tinggi. Jadi, kalau di Jogja ya bisa dikatakan seperti pasar Klithikan, tapi yang di Solo ini lebih ke barang-barang antik dan barang-barang kolektor. Pasar Triwindu terletak di Jalan Gatot Subroto, Banjarsari, Solo. Pasar ini memliki sejarah yang panjang karena sudah dibangun semenjak 1939 ole KGPPA Mangkunegara VII. Kemudian setelah melalui beberapa kali pengembangan akhirnya pasar ini diresmikan lagi oleh Ir.Joko Widodo pada tahun 2011. Pasar ini memang tidak terlalu luas tetapi sarat dengan koleksi benda-benda ancient yang unik dan sudah jarang sekali kita temui. Di lantai bawah kita banyak menemui kios-kios yang menjual barang-barang antik seperti batu-batuan, cincin akik, aneka perhiasan, uang logam dari zaman ke zaman, uang kertas, lampu-lampu, keris, dan lukisan. sementara di lantai dua kita akan lebih banyak menemukan benda-benda antik yang sangat bekas serta onderdil beberapa mesin (per berbagai ukuran ada di sana). Di lantai dua barang yang ditemukan juga lebih unik-unik, seperti adanya setrika zaman dahulu (setrika arang) yang dialihfungsikan untuk pot bonsai, lalu ada juga kamera-kamera kuno, tv dan radio kuno, serta mesin tik era pra kemerdekaan dulu. Selain itu, juga banyak gelas-gelas kuno berbagai ukuran, cawan dan guci antik, bahkan ada juga tabung-tabung bahan kimia bekas praktikum. Jadi, di pasar Triwindu ini kita berdalih untuk cuci mata ke benda-benda kuno tersebut hehe. Oh ya, satu lagi di lantai bawah sisi samping dan belakang terdapat juga kios-kios antik yang memajang sepeda motor kuno beserta onderdilnya.

Meskipun penuh benda-benda lama tetapi ada kesan sendiri yang ditawarkan pasar Triwindu ini, yakni kesan antiknya. Banyak pengunjung yang mencari atmosfer ini di tengah hiruk-pikuknya modernitas zaman. mereka sengaja ke sini untuk mencuci mata atau sekadar memotret barang-barang lawas tersebut. Hasilnya kesan kuno dan antik tersebut tetap terlihat manis di lensa kamera. Suasana pasar yang ramah juga mendukung pengunjung untuk menikmati atmosfer kekunoan  itu dan membuat memori kita pada zaman-zaman yang lalu terbuka kembali hehe.


(dengan latar berbagai lampu hias era dulu dan sekarang)


                                  (dengan latar berbagai piring hiasan dan foto kuno)

Selain menikmati atmosfer kekunoaan yang ditawarkan pasar Triwindu ini kita juga bisa menikmati suasana kota Solo di depan pasar. Trotoar lebar yang ramah untuk pejalan kaki membuat kita bisa leluasa menikmati suasana kehangatan Kota Solo (terutama di pagi dan sore hari) Jalanan yang tidak terlalu ramai ditambah suasana keramahtamahan serta kebersihan memberikan kenyamanan dan ketenangan sendiri untuk kita nikmati. Jadi, refreshing dan liburan itu nggak harus mahal ya bloggers..

                                                  (suasana di trotoar depan pasar Triwindu)

Sabtu, 24 Desember 2016

Mengenal SBMPTN

Hai Bloggerss..maaf sebeanrnya postingan ini sudah lama Early siapkan cumaa maaff selalu saja kelewatan menyisipkan ke blog ini..jadi baru kesampean di liburan akhir tahun ini. Semoga masih tetep ada manfaatnya yaa..terutama bagi yang mau coba SBMPTN 2017. SEMANGAATT :)


SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan salah satu tes untuk menembus PTN yang tersebar di seluruh Indonesia. Pola SBMPTN mulai diberlakukan sejak tahun 2013. Sebenarnya pola ini memiliki basic yang sama seperti halnya sebutan SNMPTN di tahun 2012, SIPENMARU di tahun 1990-an, dan UMPTN di tahun 1990-an. SBMPTN sendiri hanya untuk membedakan dengan sebutan SNMPTN mulai tahun 2013 itu. Hal ini dikarenakan ketika tahun 2013 muncul sistem baru dalam penerimaan mahasiswa PTN secara undangan (SNMPTN) itu. Sistem undangan atau SNMPTN ini membebaskan calon mahasiswa baru dalam mengikuti tes. PTN lah yang langsung menunjuk siswa-siswa tertentu untuk bisa langsung menduduki bangku kuliah yang tersedia. Sementara pola SBMPTN mengharuskan siswa untuk beradu dalam suatu tes penjaringan dengan tipe soal yang sudah mengalami standarisasi.                            

Penjelasan Umum
Nah, kali ini kita akan mengulik lebih dalam tentang pola SBMPTN. Pola ini cukup menarik dan menantang lantaran memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan. Peserta yang diperbolehkan mengikuti SBMPTN adalah siswa SMA/SMK/MA/MAK yang lulus di tahun penyelenggaraan serta siswa SMA/SMK/MA/MAK yang lulus dua tahun sebelum tahun penyelenggaraan. Jadi, bisa terbayang kan berapa ratus ribu siswa-siswi Indonesia yang beradu di pola ini. Setelah mengenai peserta kita akan membahas tentang materi. Materi tes SBMPTN ini cukup berbeda dari UN. Materi tes secara garis besar dibagi dua, yaitu Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA)  dan Tes Kemampuan Dasar (TKD)-Saintek/Soshum. Tes Kemampuan Akademik berisi Tes Kemampuan Verbal, Tes Kemampuan Figural, Tes Kemampuan Numerikal, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Masing-masing komponen terdiri dari 15 soal. Sedangkan Tes Kemampuan Dasar-Saintek terdiri dari empat komponen yakni Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi untuk Saintek sementara untuk Soshum berisi Sejarah, Sosiologi, Geografi, dan Ekonomi. Jadi, total butir soal ada 160. Tetapi, jangan berambisi mengerjakan semua soal karena sistem penilaian yang digunakan adalah penilaian dengan minus untuk  untuk soal yang terjawab salah. Sementara soal yang terjawab benar mendapat poin 4 dan soal yang terjawab soal yang tidak dijawab mendapat poin 0. Maka, jawablah soal yang kamu yakini jawabannya benar.


Strategi Menjawab Soal

Itu tadi untuk komponen soalnya, lantas untuk isinya sendiri soal TKPA dinilai lebih mudah dibanding soal TKD. Soal TKPA seperti soal untuk tes IQ.  Soal ini cukup mudah dibanding soal TKD yang penuh rumus dan hafalan karena lebih mengandalkan kecermatan, kemampuan analitis, dan logika. Soal ini menjadi incaran peserta untuk banyak mencetak poin. Jadi, usahakan ketika mengerjakan soal tipe ini kalian harus banyak menjawab soal dengan keyakinan jawaban benar. Meskipun demikian, soal TKD tidak boleh dilewatkan. Soal tipe ini tetap harus dikerjakan. Jika hanya mengerjakan soal TKPA meski dengan skor tertinggi sekalipun tetapi tidak mengerjakan TKD maka kemungkinan lolos menjadi sangat kecil atau bahkan tidak sama sekali. Hal ini dikarenakan kelulusan SBMPTN ditentukan oleh skor kedua tipe tes ini. Kunci dari lulusnya SBMPTN adalah kita bisa menjawab di setiap komponen tes dengan keyakinan minimal benar satu. Misalnya pada tes TKPA kita harus mengerjakan minimal 2 nomor untuk tiap-tiap komponen kemampuan verbal, kemampuan numerikal, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Semakin banyak kita menjawab yakin pada tiap-tiap komponen soal baik TKPA maupun di TKD Saintek/Soshum maka kemungkinan lolos atau menembus nilai minimal untuk masuk ke fakultas tertentu yang kita pilih semakin besar.                     

 Soal-soal TKPA dan TKD ini harus sering-sering menjadi makanan  latihan sehari-hari. Nah, akan lebih baik jika kita terus berlatih rutin sebulan sebelum pelaksanaan SBMPTN dibanding menggunakan sistem SKS atau hanya seminggu belajar sebelum hari H. Kunci untuk menguasai soal-soal ini adalah berlatih continue, seperti halnya ketika kita melaksanakan UN. Kita bisa memilih mengikuti bimbingan belajar yang khusus untuk mempersiapkan SBMPTN atau berlatih secara mandiri. Kedua usaha itu dapat berjalan baik apabila kita sungguh-sungguh dan istiqamah menjalankannya. Bagi yang memilih berlatih secara mandiri harus juga dibarengi dengan mengikuti berbagai try out baik yang diselenggarakan oleh Lembaga Bimbingan Belajar maupun universitas dan fakultas. Hal ini sangat diperlukan untuk mengetahui posisi dan kemampuan kamu dalam menaklukkan soal-soal SBMPTN. Apakah kamu sudah memenuhi ketentuan skor minimum (passing grade) untuk memasuki jurusan impianmu atau belum. Jika belum berlatih lah kembali, dan cermati lebih banyak untuk bagian-bagain soal apa yang belum kamu kuasai. Nah, lebih baik pada proses evaluasi ini kita memperhatikan jenis-jenis soal yang tergolong mudah namun, ternyata kita masih kebingungan untuk mengerjakannya. Hal ini sangat berpotensi merugikan kita dalam menambah skor jika kita tidak memperhatikan soal-soal jenis ini. Lebih baik kita mengasah soal-soal yang diniliai publik mudah  (biasanya komponen soal di TKPA) tetapi kita masih sulit mengerjakannya dibanding kita memusingkan diri untuk menghafal beragam rumus yang masih sering terlupa (biasanya di komponen soal TKD). Tetapi, ingat pula bahwa kita harus mengerjakan TKD dengan benar. Rumus rumit boleh sejenak ditinggalkan, tetapi yang sudah ada dan sudah tersimpan di memori jangan lantas dilupakan.                       
Seputar Passing Grade
Apabila dalam try out-try out yang sering kita kerjakan masih saja menuai nilai yang belum memuaskan atau belum menumbus passing grade jurusan impian, mulailah untuk mencari alterhatif jurusan dan atau universitas lain. Pertimbangan yang detail dan berat banyak dilakukan dalam proses ini. Kita perlu memikirkan secara realistis dan tidak disertai ego yang mendalam. Pilihlah alternatif jurusan lain yang masih kau minati atau tetap di urusan yang sama tetapi univesitas berbeda. Semua itu disesuaikan kembali dengan skor-skor try out mu apakah sudah bisa menembus passing grade jurusan alternatif mu atau belum. Perlu diingat pula, passing grade itu tidak serta merta benar. Jangan terlalu terfokus dengan passing grade, namun jangan pula acuh tak acuh terhadapnya. Sikapi dan pahamilah passing grade-passing grade universitas dan fakultas dengan bijaksana. Anggaplah passinggrade hanya sebagai tolak ukur kemampuanmu dalam menembus jurusan yang kamu inginkan. Nah, cara menghitung skormu untuk memperkirakan lolos tidaknya di passing grade adalah:
Contoh passing grade Fakultas Kedoteran UGM= 50%
Maka dari total saoal TKPA dan TKD yang berjumlah 90 soal+ 60 soal= 150 soal  kalian harus menjawab benar 50% dari 150 Soal itu. Dengan demikian kalian harus menjawab soal dengan benar sebanyak 75 soal. Hal ini bukan berarti kalian hanya menjawab total 75 soal. Ingat bahwa 75 soal itu harus diyakini benar. Sebaiknya jawablah lebih dari target passing grade untuk berjaga-jaga apabila dalam 75 soal yang kalian jawab tersebut ada yang salah (upaya preventif). Secara manual kita juga bisa menghitung passing grade kita sendiri ketika berlatih secara mandiri dengan menggunakan rumus:
(4x Jwbn Benar – Jwaban Salah)/6
Rumus ini digunakan untuk setiap kompenen soal. Sebaiknya hitunglah jawaban benar dan salah untuk masing-masing komponen soal baik di TKPA maupun di TKD lalu gunakan rumus di atas.
Contoh
Dari keseluruhan soal baik di TKPA dan TKD siswa A menjawab benar 70 soal dan salah 30 salah. Maka passing grade yang didapat:
{(4x70) – 30}/6 =  (280-30)/6
                        = 250/6
                        =  41,67
Biasanya passing grade ini sering dinyatakan dalam persen atau memiliki satuan persen. Jadi, secara umum passing grade siswa A  ditulis 41,67%

 Teknis Pelaksanaan

SBMPTN dilakuakn hanya dalam satu hari dan tidak ada pelaksanaan susulan. Maka, usahakan badan dan pikiran dalam keadaan prima. Sebaiknya tenangkan pikiran sehari atau dua hari sebelum hari H pelaksanaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari stres atau beban pikiran ketika hari H pelaksanaan. Penenangan pikrian juga bertujuan untuk mengendapkan materi-materi yang sudah diterima ketika mengikuti bimbingan atau ketika belajar mandiri. Satu hari sebelum pelaksanaan kita juga harus melakukan cek lokasi tes. Pendaftaran SBMPTN yang dilakukan secara online melalui web resmi www.sbmptn.ac.id mengacak lokasi tes bagi setiap pendaftar. Tidak serta merta kita yang ingin masuk jurusan peterankan akan ditempatkan di Fakultas Peternakan. Maka, kita harus cek lokasi sesuai yang tertera di kartu peserta. Usahakan kita menemukan tempat lokasi tes dengan tepat serta pastikan nama kita sudah tercantum di daftar peserta SBMPTN yang tertempel di pintu atau jendela ruangan.                    
 Pada hari H, bangunlah lebih pagi, jangan sampai terlambat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa jalanan yang akan dilalui menuju lokasi tes akan sangat padat. Tetap tenang dan fokus melihat situasi ini, yakinlah jika kita sudah niat berangkat pagi maka kita tidak akan terlambat. Tetap tenang, jangan tergesa-gesa saat berkendara. Manajemen waktu sangat diperlukan pada hari H ini, mulai dari waktu keberangkatan, kedatangan, dan saat mengerjakan soal nantinya. Ketika sudah sampai di lokasi tes, segeralah menuju ruangan yang sudah kita cari satu hari sebelumnya itu. Jika masih banyak peserta lain menunggu di luar ruangan, maka tetaplah menunggu dan jangan memaksakan diri masuk ke ruangan. Kali ini kita harus belajar disiplin. Waktu yang masih ada bisa digunakan untuk ke toilet, mempersiapkan peralatan ujian yakni pensil 2B secukupnya, karet penghapus, dan rautan (sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kotak pensil). Peserta ujian tidak diperkenankan membawa papan ujian, sekalipun itu juga termasuk perlengkapan ujian. Tetapi, jangan khawatir alas kertas ujianmu tidak rata, panitia sudah mempersiapkan kursi beserta meja dengan baik. Jikalau kamu menemukan cacat pada mejamu kamu bisa melaporkan ke panitia untuk diganti. Peserta ujian juga dilarang membawa kertas-kertas dan dokumen lain selain yang dibutuhkan, sekalipun itu berupa kertas kosong untuk corat-coret. Kita tidak perlu khawatir lagi, karena soal ujian boleh dicoret-coret dan dibawa pulang. Satu lagi, peserta ujian tidak diperkenankan memakai jam tangan. Namun, tetapkan tenang, karena penunjuk waktu pengerjaan pasti diberikan secara jelas oleh panitia. Sudah ada penanda waktu yang menunjukkan waktu pengerjaan sudah setengah jalan atau kurang 10 mennit. Pokoknya, kita harus nurut dengan ketentuan-ketentuan yang sudah tercantum baik di web maupun di kartu peserta . Oh, ya sembari menunggu pintu ruangan terbuka lebih baik kita berdoa dan berdzikir dahulu untuk menenangkan pikiran. Boleh juga kita menambah energi dengan minum susu atau camilan kecil. Kondisikan hati dan pikiran dengan baik, dan jangan berpikir yang aneh-aneh.                                                                           
Ketika bel sudah berbunyi dan pintu ruangan sudah dibuka, petugas akan mempersilakan kita masuk ruangan. Masuklah dengan tenang dan percaya diri, letakkan tas di bagian depan ruangan. Segeralah mencari kursi sesuai nomor ujian, jika belum ditemukan, panitia siap membantu kita. Ujian dilaksanakan dengan tenang dan sangat menghargai peserta. Maka peserta patut pula mematuhi peraturan yang ada. Tim panitia akan membagikan soal ketika semua sudah siap duduk di kursi masing- masing. Layaknya ujian yang lain, kita tidak diperkenankan membuka soal sebelum dipersilakan. Kita perlu menunggu aba-aba atau instruksi yang disampaikan panitia, jangan main se-enaknya sendiri. Setelah ada instruksi barulah kita bsia membuka soal. Tetapi tidak untuk dikerjakan melainkan dicek dahulu kelengkapan dan kejelasan naskah dan tulisan soal. Usai pengecekan barulah panitia memperbolehkan untuk mengerjakan soal. Ingat, berdoalah terlebih dahulu dengan khsuyu’ dan kesungguhan hati sebelum mengerjakan soal.                                                              
Ketika di tengah perngerjaan soal kita menemukan kesulitan, lebih baik lewati soal-soal tersebut. Setelah cukup soal bisa kita kerjakan, cobalah untuk mengoreksi atau mengulang kemballi barangkali ada soal lain yang ternyata sudah kita bisa kerjakan. Namun jika merasa kurang waktu dalam mengerjakan komponen soal lain, maka segeralah ambil alih perhatian ke komponen yang lain. Pikiran tetap fokus dan jangan terburu-buru, pahami soal dengan teliti dan hati-hati. Pilihlah jawaban yang kita yakini benar, atau mendekati benar. Hal ini dikarenakan pada soal hitung-hitungan terkadang ada yang tidak tepat, namun ada pilihan yang mendekati benar. Pilihlah option-option yang mendekati benar dengan perhitungan. Soal SBMPTN menuntut logika sehingga tidak serta merta menyajikan pilihan jawaban yang sama dengan textbox pada umumnya.                                                                          
Terakhir, setelah menyelesaikan rangkaian tes, keluarlah dengan tenang dan yakini kamu telah bisa menaklukkannya. Pilihan terakhir dalam proses penantian hasil adalah tawakal dan berdoa untuk mengharap keridhaan-Nya. InsyaAllah jika usaha telah dilakukan, doa tetap terus dijalankan dari awal hingga akhir dan tawakal menyertai, maka Allah akan menjawabnya dengan baik. Sejenak jangan terlalu ingat-ingat apa yang sudah kamu lingkari pada option jawaban, entah pilihannya, soalnya, atau lainnya. Terkadang pikiran-pikiran kecil itu akan mengganggumu dan membuatmu menjadi pesimis. Tugas kita selanjutnya hanyalah berdoa dan tawakal..kita serahkanlah semua usaha yang telah kita lakukan kepada Yang Maha Kuasa. Kalau sudah jodoh, fakultas dan universitas impian tidak akan kemana-mana kok. Stay calm and keep Pray.
Jikalau hasil tidak sesuai keinginan..yakinlan masih banyak jalan untuk sukses...masih ada kesempatan di Ujian Mandiri dan tes-tes masuk di PTS lainnya. Tetap semangat kuliah untuk cari ilmu dan menjadi berguna bagi sesama.  

There is many way for success.
Ganbatte..buat yang akan berjuang tahun depan. Siap tidak siap sebagus apapun prestasi dan sekolahmu kamu harus pay attention terhadap SBMPTN yang menyedeot perhatian ini.