CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 20 Desember 2013

Curhat Tentang Lingkungan Hidup

Ini beberapa curcolku mengenai lingkungan hidup di lingkungan sekitarku. sebenarnya uneg-uneg ini sudah ada yang kuceritakan ke beberapa teman. cuma ini mau share ke yang lain aja yang barangkali belum tahu. Kali aja apa yang kalian rasakan sama kayak yang kurasakan. Bisa sambil comment juga kalau punya pengalaman yang sama. Selamat membaca :) 

1. Sebelumnya maaf ya jika menyinggung, jujur sesebelnya keadaan itu kalau kita nunggu di ruangan atau suatu tempat yang ada orang merokoknya dan kita tidak bisa menghindari dari keadaan itu. Contoh di bus kota, halte yang penuh, atau tempat-tempat umum lainnya. mengingat tentang merokok sembarang saya jadi ingat Perda beberapa provinsi seperti DKI Jakarta yang sudah menerapkan kawasan dilarang merokok atau adanya smoking area di tempat-temoat umum. Mungkin kalau di Yogyakarta belum banyak tempat-tempat umum dengan fasilitas tersebut. Tapi saya berharapnya kedepannya rencana ini bisa terwujud.

2. Jujur saya kalau jalan-jalan dan terpaksa buang sampah tapi nggak ada tempat sampah saya nahan mbuangnya dengan cara masukin ke saku baju/celana. Itu kalau sampahnya seperti sampah kertas/plastic (sampah kering) saya berusaha nunggu cari tempat sampah untuk membuangnya. Tapi entah mengapa kalau hal itu ketahuan orang tua saya, langsung suruh tuh sampah buang aja di jalan. Padahal saya merasa berat dan bersalah jika melakukan itu


3. Jujur ya saya pengen SMAPA jadi sekolah berwawasan lingkungan. Pasalanya wilayah SMAPA sudah strategis di daerah pegunungan. Keadaan geografis SMAPA yang cenderung berundak-undak menjadikan ciri khas tersendiri dengan sekolah lain. Hal ini seharusnya bisa ditambah dengan memperindang halaman atau setiap sudut yang ada di SMAPA. Menurut saya sudut “ademnya” di SMAPA itu cuma di halaman depan yang sebelah selatan dan komplek kamar mandi (utama). Sudut-sudut tersebut merpakan sudut yang penuh kehijauan dengan pohon yang rindang. Saya berharap sudut-sudut lain seperti di lapangan, halaman sebelah timur (yang ada warungnya) juga bisa diperindang. Terlebih lagi mungkin bisa di koridor-koridor kelas dipajang tanaman hias dengan pot-pot yang tertata rapi. Well, mungkin ini bisa disajidakan padangan/harapan ke depan bagi kita semua yang menjadi tanggung jawab dan program kita bersama.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar